HEADLINE

Edisi Selasa, 15 Agustus 2017_ PUISI PUISI ISMI SOFIA ANANDA (Depok 2 Timur)

Dari Redaksi:
Kirim Puisi, Esai, Cerpen, Cersing (Cerita Singkat) untuk kami Siarkan setiap hari ke e-email: majalahsimalaba@gmail.com beri subjek_LEMBAR KARYA HARIAN MAJALAH SIMALABA





PUISI PUISI ISMI SOFIA ANANDA


PEREMPUAN DALAM HUJAN

Gerimis terindah, di tengah hitam
adalah ketika aku menikmati gemericiknya.

Aku perempuan dalam hujan
larut dalam rinainya.

Jakarta, 10/08/2017.



KAMU

Kamu, adalah sepatah kata yang lama tak kusapa
namun, selalu kutulis di setiap aksara
bahkan kujadikan bahasa agar bisa kau baca
dan kau tahu tak mudah kupendam rasa.

Aku, adalah sebuah kata yang lama memujamu
namun, tak pernah kau pahami 
bahkan kau jauhi tanpa sekatapun 
hingga kita sama-sama terjatuh.

Sementara kita, adalah sebuah cerita
hanya bisa dikenang
mengisi tempat dan ruang
tersebabkan sesuatu yang menjadikannya hilang
kini aku dan kau menunggu ombak pulang.

Jakarta, 10082016.


JAKARTA

Jakarta pagi ini embun bergumpal di luar jendela
angin malu-malu menerpa wajahku
berebut kantuk yang masih tersisa.

Ya-

cuma itu
kalau ada senyum dan sapamu
itu hanya ilusi.

Jakarta, 10/08/2017.



UTUHLAH UNTUKKU

Jangan jadi semilir angin
pada ranting yang kering
:rentang patah.

Jangan jadi arus yang bergelombang
pada karang yang kokoh
:siasia.

Jadilah saja kamu utuh untukku
tak usah menjelma sebagai apa apa
:bahkan tak menyerupai siapa siapa.

Jakarta, 4/08/2017.



IZINKAN AKU MENENGOK

Sesekali, izinnkan aku
sekedar menengok hatimu
hanya ingin memastikan
kamu sedang bahagia di sana
meski kabut menyelimuti hatiku.

Sebab telah kupantas-pantaskan 
diriku di sebuah cermin
namun yang kulihat adalah kamu.

Jakarta, 02/08/2017.



KIDUNG MIMPI

Setumpuk rindu menggelayut di angan
cuma satu yang mengganggu pikiran
tentang langit biru tepian pantai
dermaga rindu bayangmu nan melambai.

Aku merangkai bunga melati
bak harumnya janji hati
ingin kupersembahkan saat perjumpaan
jangan layu dimakan jaman.

Menanti lama menunggu
mentari tenggelam dan berlalu
hingga malam berhias rembulan
tidur tak lena, gelisah dalam pikiran.

Kuhitung tiada jemu
lembaran nan berkisah temu
entah kapan masa mengulang sejarah
setia berharap ujung nan indah.

Jakarta, 29/07/16.


Tentang Penulis:
Ismi Sofia Ananda, lahir di Jakarta 22 Desember 1988. Pekerjaan sebagai Wirausaha, mempublikasikan puisi-puisinya di media online www.wartalambar.com. Dan tergabung dalam Majalah Simalaba (10 Nominator Terbaik, 2017).
Alamat : Depok 2 Timur
Email: ismisofiaananda88
Facebook : Ismi Sofia Ananda

No comments